Mendagri Tito Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Program Bedah Rumah di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9), sekaligus memastikan program peningkatan kualitas hunian masyarakat berjalan sesuai sasaran.

Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Keduanya juga berdialog dengan warga penerima manfaat program bedah rumah.

Tito mengatakan perbaikan rumah tidak layak huni merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut, menurut dia, menjadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat di berbagai daerah.

"Program yang 400 ribu rumah dibedah, seluruh Indonesia. Itu luar biasa. Belum pernah terjadi sebelumnya," kata Tito saat berdialog dengan warga.

Ia menilai program tersebut juga penting bagi Jakarta karena masih terdapat sejumlah kawasan permukiman yang membutuhkan penataan dan perbaikan hunian.

Tito mengapresiasi langkah Kementerian PKP yang memperluas pelaksanaan program bedah rumah di Jakarta. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat mempercepat proses pendataan, verifikasi, hingga pelaksanaan pembangunan rumah warga yang memenuhi persyaratan.

Menurut dia, penyederhanaan persyaratan penerima bantuan yang dilakukan Kementerian PKP harus diikuti dengan respons cepat pemerintah daerah. Administrasi, kata Tito, jangan sampai menjadi kendala bagi masyarakat yang memang telah memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

"Pak Menteri Perumahan Pak Maruarar Sirait sudah membuat kemudahan-kemudahan untuk persyaratan. Dulu harus ada sertifikat segala macam, sekarang cukup keterangan dari lurah," ujarnya.

Mendagri juga meminta pemerintah daerah memastikan warga yang telah terdata dan memenuhi persyaratan segera memperoleh tindak lanjut. Masyarakat turut diminta mendukung proses pembangunan agar pelaksanaan program di lingkungan permukiman dapat berlangsung dengan baik.

Tito menilai manfaat program akan semakin terasa apabila perbaikan dilakukan secara serentak dalam satu kawasan. Ia mencontohkan kondisi di Bukit Duri apabila ratusan rumah dapat diperbaiki sekaligus sehingga memberikan perubahan signifikan terhadap kualitas lingkungan.

"Bayangin ini satu kampung ini, satu daerah ini, 800 rumah diperbaiki semua. Hebat nggak? Top nggak?," katanya yang disambut antusias warga.

Setelah berdialog, Tito bersama Menteri PKP meninjau sejumlah rumah warga yang menjadi penerima bantuan. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga berbincang langsung dengan masyarakat mengenai pelaksanaan program bedah rumah.