Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan sebanyak 101.800 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan air akibat kekeringan.
Bantuan tersebut didistribusikan pada Sabtu (5/9) ke tujuh daerah, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Timur, Barito Utara, Murung Raya, Seruyan, dan Kotawaringin Timur.
Penyaluran dilakukan secara bertahap ke desa-desa yang terdampak kekeringan dengan jumlah bantuan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Di Kabupaten Kotawaringin Barat, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Bumi Harjo sebanyak 5.000 liter, Pandu Sanjaya 12.000 liter, Pangkalan Satu 5.000 liter, Ipuh Bangun Jaya 6.000 liter, Natai Baru 3.000 liter, dan Sukajaya 6.000 liter.
Sementara di Kota Palangka Raya, bantuan sebanyak 8.000 liter diberikan kepada masyarakat Desa Sei Gohong. Kabupaten Barito Timur menerima bantuan 5.000 liter untuk warga Desa Unsum, sedangkan Kabupaten Barito Utara mendapatkan 8.000 liter untuk masyarakat Desa Parangkampeng.
Adapun di Kabupaten Murung Raya, distribusi dilakukan ke Desa Sungai Lunuk, Danau Usung, Konut, dan Muara Jaan, masing-masing sebanyak 1.200 liter.
Untuk Kabupaten Seruyan, bantuan masing-masing 4.000 liter disalurkan ke Desa Kudung Dalam, Kudung Luar, Kambat Dalam, Kambat Luar, dan Sei Keramat.
Sedangkan di Kabupaten Kotawaringin Timur, bantuan air bersih diberikan kepada masyarakat Desa Basirih Hulu, Samuda Kota, Pontren Jaya Karet, dan Jaya Karet Bawah, masing-masing sebanyak 5.000 liter.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang terdampak, salah satunya warga RT 010 Desa Ipuh Bangun Jaya, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Kami warga RT 010 Desa Ipuh Bangun Jaya, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada hari ini, 5 September 2026, telah menerima distribusi bantuan air bersih dari Bapak Gubernur Kalimantan Tengah. Terima kasih Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas bantuan air bersihnya," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Danau Usung Rahmad. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah kondisi kekeringan.
"Saya atas nama Kepala Desa Danau Usung mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah atas bantuan air bersihnya yang sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat kami," ujarnya.
Pemprov Kalteng terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami dampak kekeringan untuk memastikan masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih mendapatkan penanganan.
Data distribusi bantuan masih dapat bertambah seiring dengan proses penyaluran yang terus dilakukan di sejumlah daerah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah daerah terhadap dampak kekeringan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi.
Pemprov Kalteng juga berkomitmen memperkuat penanganan dampak kekeringan dengan berkoordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota dan pihak terkait agar bantuan dapat diberikan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.