PALANGKA RAYA — Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Junaidi seusai mengikuti rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI sekaligus detik-detik Proklamasi di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Momentum ini mudah-mudahan menjadi penyemangat kita bersama untuk terus mengabdi, mengisi pembangunan, dan membangun bangsa Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Junaidi juga mengapresiasi penampilan seni dan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian upacara, termasuk tarian kolosal yang melibatkan putra-putri Dayak bersama jajaran TNI dan Polri.
Ia menilai pertunjukan tersebut tidak hanya menambah kemeriahan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang keberanian, perjuangan, ketulusan serta harapan akan terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera.
“Harapan kita, nilai-nilai yang digambarkan melalui tarian dan atraksi tersebut benar-benar dapat diwujudkan di Bumi Kalteng. Kita ingin Kalimantan Tengah menjadi daerah yang adil dan makmur, adil dalam kemakmuran dan makmur yang berkeadilan,” tegasnya.
Perkuat Persaudaraan Kalteng-Papua
Selain berbicara mengenai makna kemerdekaan dan pembangunan daerah, Junaidi turut menyoroti karya musisi asal Papua yang belakangan mendapat perhatian di media sosial karena memasukkan falsafah Dayak Kalteng, Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata, dalam lirik lagunya.
Junaidi menyambut positif hal tersebut dan menganggapnya sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya sekaligus sarana mempererat persatuan antarmasyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut dia, kedekatan budaya yang ditunjukkan melalui karya seni dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan dan rasa persaudaraan antara masyarakat Kalteng dan Papua.
“Kalteng dan Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia. Ketika saudara-saudara kita dari Papua mengangkat salam khas Dayak Kalteng, tentu kita menyampaikan terima kasih. Semoga ini menjadi jembatan silaturahmi dan semakin memperkokoh kebersamaan masyarakat Dayak Kalteng dengan masyarakat Papua,” kata Junaidi.
Ia berharap semangat persatuan, penghargaan terhadap budaya, serta semangat membangun yang tercermin dalam peringatan HUT ke-81 RI dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.