PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, memimpin prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/6).
Dalam sambutannya, Linae menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan janji PNS memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar memenuhi kewajiban administratif. Menurutnya, prosesi tersebut merupakan bentuk komitmen moral seorang aparatur negara dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa sumpah dan janji yang diucapkan menjadi wujud kesetiaan PNS kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pemerintah yang sah. Selain itu, ASN juga dituntut untuk senantiasa menaati peraturan perundang-undangan dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Pengambilan sumpah dan janji bukan hanya formalitas, tetapi merupakan ikrar yang mengikat secara moral untuk menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, integritas, dan tanggung jawab,” ujar Linae.
Ia menambahkan, profesi Aparatur Sipil Negara merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh dedikasi.
Seiring perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin pesat, Linae juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi, disiplin, dan etos kerja ASN. Hal tersebut dinilai penting untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Pada kesempatan itu, Linae mengajak para PNS yang baru diambil sumpahnya untuk berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk menyukseskan Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera yang menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak citra ASN maupun institusi pemerintah. Linae mengingatkan agar ASN tidak terjebak dalam budaya pamer atau flexing, gaya hidup berlebihan, judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku negatif lainnya.
Menurutnya, ASN harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menunjukkan sikap sederhana, disiplin, dan berintegritas dalam setiap tindakan maupun ucapan.
Menutup sambutannya, Linae mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
“Bekerjalah dengan lebih keras, lebih hebat, dan lebih tulus demi memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik untuk Kalimantan Tengah dan Indonesia,” pungkasnya.