PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Slamet, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Kebakaran yang terdeteksi pada (29/7) tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi. Berdasarkan pemantauan Tim Drone Patroli Dalkarhutla, titik api terdeteksi sekitar pukul 11.13 WIB pada koordinat 2,195037 LS dan 113,865352 BT.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,07 hektare. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pembatasan penjalaran api dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, mengatakan penanganan cepat merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mencegah kebakaran meluas, terutama di tengah kondisi vegetasi yang mudah terbakar.
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kehutanan Kalteng terus bersinergi untuk mencegah karhutla semakin luas sesuai arahan langsung dari Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran," ujarnya.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan satu unit mobil slip on Thanoz, satu mesin pompa mini Striker, satu roll selang hisap, dua roll selang tembak, serta satu nozzle spray. Peralatan komunikasi berupa dua telepon genggam Android juga digunakan untuk mendukung koordinasi selama operasi berlangsung.
Kondisi lahan yang terbakar didominasi semak belukar, pakis-pakisan, dan pohon akasia yang tumbuh di atas lahan gambut. Karakteristik vegetasi tersebut membuat api berpotensi menyebar sehingga proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh.
Petugas memanfaatkan sumber air dari parit yang berada sekitar satu meter dari titik kebakaran. Kondisi akses menuju lokasi juga relatif mudah karena terdapat jalan dan lahan kosong di sekitar area.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran tersebut berada dalam kawasan Area Penggunaan Lain (APL). Proses pemadaman rampung pada pukul 12.24 WIB dengan kondisi api dinyatakan padam total.
Tidak terdapat kendala berarti selama operasi pemadaman berlangsung. Tim Dalkarhutla juga memastikan lokasi telah melalui proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Foto: Dishut Kalteng