Pemprov Kalteng Percepat Pemerataan Internet, Ratusan Perangkat Starlink Disalurkan ke Daerah

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pemerataan akses internet hingga ke wilayah terpencil melalui penyaluran hibah perangkat internet satelit Starlink kepada pemerintah kabupaten/kota. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (6/8).

Program hibah Starlink menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur digital sekaligus mempercepat transformasi digital di desa-desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan jaringan internet.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, pemerataan pembangunan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mencakup pemerataan akses terhadap teknologi informasi.

"Hibah perangkat Starlink ini merupakan wujud komitmen pemerintah agar masyarakat di desa-desa terpencil memiliki akses internet yang memadai. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat akan semakin mudah memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga membuka peluang ekonomi baru," ujarnya.

Ia berharap seluruh perangkat yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan transparan.

Menurutnya, keberadaan internet yang andal juga akan mendorong lahirnya berbagai inovasi di tingkat desa, sekaligus mempercepat adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan hibah perangkat Starlink kepada 14 kabupaten/kota untuk mendukung operasional Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan puskesmas, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet.

Secara simbolis, bantuan diberikan kepada sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Sukamara sebanyak 73 unit, Kotawaringin Timur 83 unit, Gunung Mas 72 unit, Kota Palangka Raya 14 unit, Katingan 287 unit, Barito Timur 70 unit, Seruyan 131 unit, Kotawaringin Barat 176 unit, Barito Selatan 93 unit, Murung Raya 104 unit, Kapuas 47 unit, serta Pulang Pisau 87 unit.

Pemanfaatan perangkat tersebut diharapkan mampu memperkuat digitalisasi layanan pendidikan melalui pembelajaran berbasis internet, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas, serta mempercepat pelayanan administrasi pemerintahan di daerah.

Selain mengatasi wilayah yang masih tergolong blank spot, kehadiran jaringan internet berbasis satelit juga diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan internet untuk mempromosikan produk unggulan daerah, memperluas pemasaran melalui platform digital, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital.

Melalui pemerataan akses internet ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, dapat menikmati manfaat transformasi digital secara merata dan berkelanjutan.