HUT ke-67, SMAN 1 Palangka Raya Perkuat Kepedulian Lingkungan Lewat Buku Antologi

PALANGKA RAYA – SMA Negeri 1 Palangka Raya menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 sebagai momentum memperkuat budaya literasi sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Peringatan HUT yang digelar di halaman sekolah, Senin (3/8), diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peluncuran buku antologi karya 13 guru SMAN 1 Palangka Raya yang seluruhnya mengangkat isu lingkungan.

Kepala SMAN 1 Palangka Raya, Arbusin, mengatakan perjalanan selama 67 tahun menjadi bukti bahwa sekolah tersebut terus berkembang dan mampu melahirkan alumni yang berkiprah di berbagai bidang.

"Selama 67 tahun ini, SMA Negeri 1 Palangka Raya telah melahirkan banyak alumni yang berhasil di berbagai bidang, baik pendidikan, kesehatan, kedokteran maupun bidang lainnya," katanya.

Menurut Arbusin, buku antologi tersebut menjadi salah satu karya yang dipersembahkan warga sekolah pada momentum HUT tahun ini. Karya tersebut mengusung tema lingkungan yang selaras dengan tema peringatan, yakni "Dari Sekolah untuk Bumi Indonesia".

Ia menilai karya literasi tersebut tidak sekadar menjadi dokumentasi pemikiran para guru, tetapi juga bagian dari upaya sekolah menanamkan kesadaran kepada warga sekolah dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

"Pada momen ulang tahun ke-67 ini kami juga melahirkan sebuah karya berupa buku antologi yang ditulis oleh 13 guru. Seluruh tulisan mengangkat tema lingkungan, sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yaitu 'Dari Sekolah untuk Bumi Indonesia'," ujarnya.

Arbusin juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan di Kalimantan Tengah, terutama menyusul mulai munculnya kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia berharap upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama sehingga dampaknya tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

"Kami berharap kondisi kabut asap di Kalimantan Tengah dapat segera membaik. Diperlukan kerja sama semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pengembangan SMAN 1 Palangka Raya. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong sekolah untuk terus menghasilkan berbagai karya dan prestasi.

"Kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar SMA Negeri 1 Palangka Raya terus berkembang dan mampu menghasilkan karya serta prestasi yang membanggakan," pungkasnya.