Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, khususnya menjelang keberangkatan jamaah tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji di Aula Eka Hapakat, Selasa (31/3).
Dalam arahannya, Wagub menekankan bahwa ibadah haji memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam.
Oleh karena itu, seluruh proses penyelenggaraannya harus direncanakan secara optimal dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, pelayanan kepada jamaah tidak hanya sebatas aspek teknis, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Karena itu, kita wajib memastikan jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan tenang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan jamaah dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan mental dan spiritual.
Pemerintah, lanjutnya, ingin seluruh jamaah asal Kalteng dapat berangkat dengan kondisi prima dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
“Berikan pelayanan terbaik, karena kenyamanan jamaah sangat bergantung pada kerja kita semua,” tegasnya.