Palangka Raya - Jumlah peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 terus bertambah signifikan. Hingga Rabu (1/4), tercatat sebanyak 3.305 atlet telah mendaftarkan diri, mencerminkan tingginya antusiasme menjelang ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah pun semakin gencar melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada KONI kabupaten/kota serta pengurus cabang olahraga.
Hal ini dilakukan mengingat batas akhir pendaftaran tahap pertama akan ditutup pada 10 April 2026.
Meski jumlah peserta terus meningkat, masih ada sejumlah daerah yang belum mengirimkan data atlet, di antaranya Kotawaringin Timur dan Barito Selatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius agar seluruh daerah dapat berpartisipasi secara maksimal.
Ketua KONI Kalteng, Rahmat Hidayat, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan Porprov. Menurutnya, ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet berprestasi.
“Porprov menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, Porprov berperan strategis sebagai tahap awal persiapan menuju Pra-PON dan PON 2028, sehingga proses penjaringan atlet harus dilakukan secara optimal.
Sementara itu, Ketua Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Qudit, menyebutkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pendaftaran melalui sistem berbasis aplikasi. Dalam dua hari terakhir, terjadi peningkatan dari 3.050 menjadi 3.305 atlet.
“Kami terus mendorong percepatan pendaftaran dan berharap daerah yang belum mengirimkan data segera menyusul. Targetnya, jumlah peserta bisa menembus 4.000 atlet,” jelasnya.
Dengan waktu pendaftaran yang semakin terbatas, seluruh daerah diharapkan dapat segera memastikan keikutsertaan atletnya.
Porprov Kalteng 2026 pun diprediksi berlangsung semakin kompetitif sekaligus menjadi wadah lahirnya talenta olahraga potensial dari Bumi Tambun Bungai.