Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan capaian kinerja sektor pariwisata sepanjang 2025 yang berhasil melampaui target utama sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Capaian sektor pariwisata sepanjang 2025 menunjukkan bahwa arah kebijakan pariwisata Indonesia berada pada jalur yang tepat,” kata Menpar Widiyanti didampingi Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata di Jakarta, Rabu (11/2).
Seluruh target utama tercapai bahkan melampaui rencana, dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan citra Indonesia di tingkat global.
Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 2025 yang mencapai 5,11 persen dengan nilai PDB sekitar Rp23.821 triliun, sektor pariwisata mencatatkan kontribusi sebesar 3,97 persen bahkan jika turut memperhitungkan dampak lanjutan ke sektor-sektor terkait maka total kontribusi dapat mencapai 4,80 persen atau setara Rp946 triliun hingga Rp1.143 triliun.
Pariwisata menggerakkan ekonomi melalui empat lapangan usaha utama dengan penyediaan akomodasi dan makan minum sebagai tulang punggung aktivitas wisata.
Pada tahun 2025, lapangan usaha ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,41 persen dan memberikan kontribusi 0,24 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,11 persen.
Kinerja tersebut turut diperkuat oleh tiga lapangan usaha lain yang erat kaitannya dengan pariwisata dan menempati tiga besar lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, yakni jasa lainnya yang tumbuh 9,93 persen, jasa perusahaan yang tumbuh 9,10 persen serta transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,78 persen.
“Dengan fondasi ini, kami optimistis peran pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional akan terus meningkat,” kata Menpar Widiyanti.