Palangka Raya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Tengah kembali menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang perumahan dengan fokus pada perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Penyerahan bantuan dilakukan di Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Kamis (23/4). Dalam program tersebut, REI Kalteng menyalurkan bantuan senilai total Rp200 juta yang dialokasikan untuk perbaikan 10 unit rumah warga. Setiap unit rumah menerima bantuan rata-rata sebesar Rp20 juta.
Ketua DPD REI Kalteng, Asani, mengatakan program ini merupakan bentuk kolaborasi antara REI dengan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak.
Menurutnya, data penerima manfaat diperoleh dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palangka Raya guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Program ini difokuskan pada perbaikan RTLH agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Asani menambahkan, kegiatan sosial di sektor perumahan telah menjadi komitmen berkelanjutan REI Kalteng.
Dalam tiga tahun terakhir, organisasi tersebut telah melaksanakan berbagai aksi sosial, termasuk renovasi tiga unit rumah dengan total anggaran Rp75 juta di wilayah Palangka Raya dan Pulang Pisau.
Selain renovasi rumah, REI juga rutin menyalurkan bantuan sosial dalam berbagai situasi, seperti penanganan korban kebakaran, bantuan saat banjir, kegiatan sosial pada bulan Ramadan, hingga dukungan terhadap komunitas masyarakat.
“Ke depan, program sosial seperti ini akan terus kami jalankan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang diwakili Asisten Perekenomian dan Pembangunan Setda Samsul Rizal menyampaikan apresiasi atas kontribusi REI dan para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Ia menilai program perbaikan RTLH tidak hanya berdampak pada kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak sosial yang besar bagi kehidupan masyarakat.
“Rumah layak huni memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan martabat masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh warga. Program CSR yang dijalankan REI dinilai selaras dengan agenda nasional, khususnya dalam mendukung target pembangunan tiga juta rumah.