Musibah kebakaran yang melanda kawasan Mendawai, Kota Palangka Raya, pada Sabtu (21/2) menyisakan duka mendalam bagi para korban. Sedikitnya 15 rumah ludes terbakar, membuat 18 kepala keluarga (KK) atau 78 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, turun langsung ke lokasi kebakaran untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus menyerahkan dukungan moril.
Ia menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut dan berharap para korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan.
“Ini musibah yang tentu tidak kita harapkan. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, kebakaran di RT 01 menghanguskan delapan rumah yang dihuni 10 KK atau 42 jiwa. Sementara di RT 05, tujuh rumah terdampak dengan delapan KK atau 36 jiwa. Total terdapat 18 KK dengan 78 jiwa yang kini membutuhkan bantuan.
Junaidi menegaskan, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota harus bergerak cepat dan memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh.
Menurutnya, kebutuhan mendesak seperti bahan pangan, pakaian layak pakai, serta layanan kesehatan harus segera dipenuhi.
Selain bantuan darurat, ia juga menekankan pentingnya langkah jangka panjang berupa dukungan pembangunan kembali rumah warga agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
“Penanganan tidak boleh setengah-setengah. Harus cepat, tepat, dan berkelanjutan supaya masyarakat tidak terlalu lama berada dalam kondisi sulit,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Di tengah situasi ini, ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta penggunaan peralatan rumah tangga secara hati-hati dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang.