Pemuda Katolik Kalteng Gandeng BEI, Siapkan Kader Tembus Pasar Modal

Komitmen memperkuat kapasitas generasi muda di bidang keuangan terus digelorakan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Tengah.

Organisasi kepemudaan ini menjajaki kolaborasi strategis bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Tengah dalam pertemuan resmi yang digelar di Kantor BEI Kalteng, Palangka Raya, Selasa (24/2).

Pertemuan tersebut tak sekadar membahas literasi pasar modal, tetapi juga membuka peluang konkret bagi kader untuk menembus sertifikasi profesi resmi di industri keuangan.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja, menegaskan komitmen pihaknya dalam memperluas edukasi investasi yang aman dan legal, khususnya bagi kalangan muda.

Menurutnya, peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pasar modal menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam praktik investasi ilegal yang marak terjadi.

“Kami terus mendorong edukasi dan pendampingan agar generasi muda memahami cara kerja pasar modal sekaligus mampu berinvestasi secara bijak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak merancang sejumlah agenda kolaboratif, mulai dari Sekolah Pasar Modal, seminar literasi keuangan, pelatihan teknis investasi, hingga pendampingan komunitas berbasis kader.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Tengah, Dorothea Sthallhani Jasi, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemuda di tengah dinamika ekonomi nasional yang kian kompetitif.

Ia menekankan bahwa pihaknya tidak ingin kader hanya berhenti pada tataran pemahaman teori, tetapi juga memiliki legitimasi profesional melalui sertifikasi resmi.

“Kami ingin kader memiliki daya saing. Tidak hanya paham investasi, tetapi juga berkesempatan mengantongi sertifikasi seperti pialang saham yang diakui secara nasional,” katanya.

Sejumlah sertifikasi profesi yang menjadi fokus pembahasan antara lain Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dan Wakil Manajer Investasi (WMI).

Sertifikasi tersebut merupakan pintu masuk utama bagi siapa pun yang ingin berkarier secara profesional di industri pasar saham Indonesia.

Kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan BEI ini diharapkan mampu memperluas inklusi pasar modal di Kalimantan Tengah sekaligus melahirkan generasi muda yang cakap finansial, profesional, dan berintegritas.

Rencana kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis lanjutan guna memastikan program edukasi dan sertifikasi dapat berjalan secara berkesinambungan di wilayah Kalimantan Tengah.